Daihatsu Catat Rekor Baru
Di saat pasar mobil lesu, sebaliknya Daihatsu meningkat. Rangking dua setelah Toyota.
Jum'at, 10 Oktober 2008, 08:42 WIB
Nurlis E. Meuko Daihatsu (daihatsu.com)
”Untuk whole sales, dari 7.360 unit pada Agustus menjadi 8,733 unit di September,” kata Sudirman MR, Vice President Director ADM, pada acara Halal Bihalal di Jakarta, Kamis 9 Oktober 2008.
Untuk penjualan ritel sendiri, kata Sudirman, Daihatsu membukukan angka 8.666 unit di bulan yang sama. ”Ini rekor baru penjualan Daihatsu di pasar otomotif Indonesia,” katanya.
Pencapaian angka penjualan yang menyentuh level 8.000 unit per bulan itu, katanya, mendongkrak posisi Daihatsu di bursa pasar otomotif nasional. Daihatsu menempati ranking kedua penjualan kendaraan nasional pada bulan tersebut setelah Toyota.
Pada periode itu, sambung Sudirman, Toyota mengalami penurunan penjualan dari 18.770 unit (Agustus) 17.077 unit. Sementara posisi ketiga di pegang Mitsubishi (7.638 unit), disusul Suzuki (6.209 unit), dan Honda (5.814 unit).
Penurunan penjualan pada pasar mobil nasional terjadi karena adanya libur panjang Idul Fitri 1429 H. Hari kerja pada September berkurang dibanding Agustus.
”Total seluruh penjualan mobil nasional pada September kemarin turun menjadi sekitar 55,000 unit. Sedangkan di bulan Agustus mencapai 58,500 unit.”
Astra International-Daihatsu Sales Operation Suparno Djasmin, menambahkan, kondisi tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap produk-produk Daihatsu.
Dari total penjualan di bulan September itu, Daihatsu Xenia memberikan kontribusi 40 persen. ”Xenia paling laku. Mungkin karena costumer cari yang irit dan kompak,” kata Suparno.
Produk lain yang juga laris adalah Gran Max. Kontribusinya 35 persen. Disusul kemudian Terios (20 persen) dan Sirion (5 persen). ”Untuk kategori wilayah, penjualan tertinggi kami di wilayah Jabodetabek, sebanyak 44 persen,” kata Suparno.
Daerah dengan penjualan tertinggi kedua Daihatsu adalah Sumatera dan Jawa Timur, dengan kontribusi masing-masing 13 persen. Kemudian Jawa Barat dan Jawa tengah menyumbang 7-8 persen penjualan Daihatsu. ”Sisanya Sulawesi dan Kalimantan,” katanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar